Berita Utusan

Advertise

Gelar 3 Agenda Besar, Pelayanan RSUD Dr ISKAK Tulungagung Tetap Terjaga

Diposting oleh On Desember 30, 2016

Caknun Sedang membesuk Pasien RSUD Dr ISKAK Tulungagung
RSUD dr.Iskak Rayakan HUT Ke-99, HUT Tulungagung ke-811, HKN dan Hari Pahlawan
Utusan Tulungagung - Gawe besar dilakukan oleh pimpinan dan karyawan RSUD dr Iskak Tulungagung pada November lalu. Betapa tidak, dalam sebulan, rumah sakit milik Pemkab Tulungagung itu menggelar tiga acara besar sekaligus. 

Ketiga acara tersebut guna memeriahkan hari jadi RSUD dr Iskak ke-99, HUT Kabupaten Tulungagung ke-811, serta memperingati Hari Kesehatan Nasional (11/11) dan Hari pahlawan (10/11). Sedang rangkaian acara adalah seluruh karyawan rumah sakit berziarah ke makam dr Iskak, apel budaya, dan diskusi akbar bersama budayawan Emha Ainun Najib atau yang biasa disapa Cak Nun. 

Ziarah ke makam dr Iskak dilakukan pihak rumah sakit guna mengenang jasa-jasa dr Iskak sebagai pahlawan Tulungagng. Makam bertempat di pemakaman umum Kelurahan Botoran, Kecamatan Tulungagung. Keesokan harinya, setelah berziarah ke makam, RSUD dr Iskak menggelar apel budaya yang juga diikuti seluruh karyawan.

Dibandingkan dua kegiatan lainnya, apel budayalah yang terlihat unik dan jarang dilakukan oleh RSUD lainnya. Apel dilaksanakan Rabu pagi (8/11) di halaman rumah sakit. Saat apel berlangsung semua karyawan diwajibkan memakai pakaian adat, tidak terkecuali dr Supriyanto Sp.B selaku direktur RSUD dr Iskak yang memakai pakaian adat Kepulauan Riau.  

Supriyanto mengaku, tidak hanya sebatas memakai baju adat, para karyawan juga dinilai dan mendapatkan hadiah bagi yang memenangkan perlombaan. “Karyawan saling berlomba dalam kegiatan ini. Sebab RSUD menyiapkan hadiah bagi pemenangnya. Mereka menunjukkan kekompakan kelompoknya. Satu lagi, meski ada kegiatan apel budaya, saya tegaskan pelayanan RSUD masih berjalan seperti biasanya,ujar Supriyanto. 

Tidak hanya saat apel, kewajiban memakai pakaian adat tetap berlangsung sampai jam kerja habis. Mereka diwajibkan memakai pakaian adat meski sedang melayani pasien. Inilah keunikannya. Selain untuk memperingati Hari Jadi dr Iskak ke-99 dan HUT Kabupaten Tulungagung ke-811 serta memperingati dua hari besar di bulan November yang jatuh pada tanggal 10 dan 11, pelayanan bernuasa unik ini sengaja dilakukan agar pasien merasakan suasana berbeda dan tidak jenuh. 

Sekitar dua minggu setelah gelaran apel budaya dilakukan, tepatnya Senin (28/11), RSUD dr Iskak menggelar kegiatan terakhirnya. Yaitu mengundang budayawan kondang Cak Nun yang dibuka untuk umum di halaman GOR Lembupeteng, Tulungagung. Terlihat meriah, gelaran diskusi akbar dengan tema Sinau Bareng Nandur Kebecikan bersama Cak Nun/Kyai Kanjeng dihadiri oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Wakil Bupati Maryoto, Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung Supriyanto, dan ribuan masyarakat Tulungagung. Mereka antusias mengikuti penampilan Kyai Kanjeng yang dikomandoi suami Novia Kolopaking tersebut. 

Senin siang, sebelum acara diskusi akbar digelar, Cak Nun terlihat menyempatkan diri membesuk pasien rawat inap rumah sakit dr Iskak. Budayawan kondang asal Jombang itu mendoakan mereka agar lekas sembuh. Cak Nun yang mengenakan setelan kemeja-celana putih dan bersongkok lingkar disambut hangat oleh Direktur RSUD dr Iskak Supriyanto dan langsung diarahkan menuju sejumlah ruang rawat inap tempat pasien dirawat. 

Kasi Informsi dan Pemasaran RSUD dr Iskak Muchammad Rifa’i menjelaskan, kedatangan Cak Nun membesuk pasien memang dijadwalkan. Harapannya bisa memberikan efek terapi spiritualitas bagi pasien. Selain itu, dengan datang langsung ke rumah, sakit Cak Nun bisa mengetahui secara langsung peralatan medis yang dimiliki RSUD dr Iskak.

“Beberapa ruang yang sempat dikunjungi Cak Nun adalah ruang instalasi rawat inap anak (IRNA), instalasi care unit (ICU), pavilium, dan instalasi rawat darurat. Di setiap ruangan beliau selalu menyempatkan berdoa buat pasien,katanya. (iel)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »