Berita Utusan

Advertise

Gus Hadi: Parpol Jangan Kayak Bencong

Diposting oleh On Desember 30, 2016

Gus Hadi Ketua MUI Tulungagung
Utusan Tulungagung - “Parpol (partai politik) hari ini itu seperti bencong”, itulah penggalan kata yang terucap dari bibir Gus Hadi, panggilan akrab KH Hadi Mahfudz pengasuh Ponpes Al-Hikmah Mlaten, Kauman, Tulungagung.

Menurut Gus Hadi yang juga menjabat Ketua MUI (Majlis Ulama Indonesia) Tulungagung, parpol hari ini tak ubahnya seperti bencong yang suka memakai pakaian perempuan dan takut pada realita.

Jika digambarkan, lanjut Gus Hadi, partai cenderung takut bertarung saat pesta demokrasi atau pemilu (pemilihan umum). Mereka selalu bersembunyi di balik nama-nama yang sudah berintegritas tinggi, bukannya membentuk kader sendiri agar memiliki integritas dan bisa dicalonkan.

“Lihat saja, di Jakarta hari ini banyak partai yang mengusung calon dari luar anggota. Kan bencong namanya, gak berani tarung secara jantan. Padahal salah satu dibentuknya partai bertujuan menggembleng agar anggotanya memiliki jiwa nasionalis yang berintegritas dan sanggup memimpin negara,” ujar Gus Hadi.

Terlebih di Tulungagung, menurut Gus Hadi, percaturan politik di kota marmer ini seperti menganut sistem ada gula ada semut. Sekiraya calon dianggap menguntunkan, partai pasti beramai-ramai ngrubung calon tersebut. Bagaimanapun bentuk mekanismenya, toh pada intinya partai tidak memiliki calon dari kadernya sendiri. Jikapun punya, yang mereka sodorkan hanyalah sebatas kader yang siap menjadi wakil sang calon.

“Jadi mereka bukan petarung. Seharusnya partai-partai itu punya calon sendiri, bukannya mencari-cari calon yang menguntungkan partai. Saya menilai partai politik itu seperti banci,” tambah Gus Hadi.

Melihat realita ini Gus Hadi berharap, sebagai partai yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Jadilah partai politik yang sebenarnya, jangan jadi partai yang kayak bencong. (ieL)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »