![]() |
| Bupati Tulungagung Syahri Mulyo saat wawancara dengan awak media |
Gratiskan Biaya Pendidikan karena APBD Surplus
Utusan
Tulungagung - Kabar
gembira bagi wali murid SD dan SMP se-Tulungagung. Yakni pada 2017, Pemkab
Tulungagung akan menggratiskan biaya pendidikan. Ini seiring dengan APBD
Tulungagung yang surplus Rp 11.993.512.000,00.
Hal tersebut disampaikan Bupati
Tulungagung Syahri Mulyo di ruang sidang gedung DPRD Tulungagung, Jum’at (25/11). Atau
Syahri usai mengikuti penetapan R-APBD 2017 menjadi APBD. “Baru kali ini APBD Tulungagung
surplus bukan defisit. Prioritas penggunaan dana nantinya akan digunakan
untuk meningkatkan sarana prasarasa umum
berupa perbaikan
infrastruktur jalan dan irigasi, juga kebutuhan dasar masyarakat dalam bidang kesehatan dan pendidikan,” jelas Syahri Mulyo atau yang akrab
dipanggil Syahri.
Dana
pendidikan yang dimaksud Syahri, adalah bantuan yang diberikan kepada siswa
SD-SMP dengan total nominal sekitar Rp 28,5 miliar. Bantuan ini nantinya akan
dirupakan dalam bentuk bantuan penyelenggaraan pendidikan SD dan SMP, bantuan
biaya perlengkapan siswa kelas 1 SD dan 7 SMP, dan biaya operasional pendukung untuk
siswa kelas 2-6 SD dan 8-9 SMP.
Sementara
yang dimaksud biaya perlengkapan siswa kelas 1 SD dan 7 SMP, nantinya akan
dicairkan dalam bentuk sragam sekolah dan atribut-atribut lainnya yang
berkaitan dengan perlengkapan sekolah. Sedangkan biaya operasional pendukung untuk
kelas 2-6 SD da 8-9 SMP oleh Syahri dicontohkan seperti biaya ektrakulikuler atau
biaya kegiatan PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional). “Jadi tahun depan itu
tidak ada subsidi siswa miskin, sebab kita sudah mensubsidi semua siswa SD dan
SMP. Sedang yang
SMA-kan sudah diambil alih provinsi,” tegasnya.
Sebelumnya
diketahui, setelah disepakati
oleh seluruh fraksi, Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulungagung menetapkan peraturan daerah
tentang APBD 2017 dengan besaran anggaran mencapai Rp 2,4 triliun. Atau naik
sekitar Rp 400 miliar dibanding tahun sebelumnya.
Kepada
awak media Bupati Tulungagung Syahri Mulyo menggambarkan,
pada 2017 gotal APBD sekitar Rp 2.400.136.851.042,50, dan belanja sekitar Rp
2.388.143.339.042,50. Sehingga mengalami surplus sekitar Rp11.993.512.000,00. “Dengan
adanya
surplus
inilah
kita menganggarkan pendidikan
tahun
depan akan digratiskan semua,” tandasnya.
(ieL)
